Sinergi Herba Habbatussauda dan Mengkudu

by Penulis Palontaraq | Rabu, Jun 19, 2019 | 175 views
Habbatussauda (Jintan Hitam)

Habbatussauda (Jintan Hitam). (foto: ist/palontaraq)

Oleh:  Muhammad Farid Wajdi

PALONTARAQ.ID – Habbatussauda sudah banyak diulas tentang kedahsyatan manfaatnya, bahkan menjadi herba yang sangat dianjurkan dalam Thibbun Nabawi. Yang belum banyak diketahui masyarakat muslim, termasuk para terapis, herbalis dan pegiat Thibbun Nabawi adalah Sinergi Habbatussauda (jintan hitam) dengan mengkudu.

Kenapa Mengkudu?  Buah mengkudu juga memiliki khasiat dan manfaat yang luar biasa. Meski rupanya jelek dan berbau busuk. Mengkudu menjadi sebuah alternatif untuk pengobatan masa kini.

Lantas bagaimana jadinya jika Habbatussauda disinergikan dengan Mengkudu yang sama-sama memiliki khasiat yang luar biasa, sebelumnya kita perlu mengetahui kandungan keduanya.

Lihat pula:  Daun Binahong dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Kandungan dan Manfaat Habbatussauda

Kandungan Habbatussauda: Crystalline Nigellone, timocenon dan Arginine Asam Alfa Linolenic dan Asam Linoleic Karotin, 15 macam asam amino protein, karbohidrat dan minyak olatile (Alkaloids, Saponin dan Crude Fiber), Kalsium, Sodium, Potasium, Magnesium, Selenium dan zat besi Vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan Niacin.

Habbatussauda mengandung lebih dari 100 unsur yang bermanfaat untuk kesehatan dan sebagai obat untuk berbagai penyakit. Di dalam habbatussauda terdapat zat yang memperkuat imunitas tubuh dalam memerangi sel tumor.

Habbatussauda juga mengandung Zat anti bakteri dan anti jamur serta meiliki efek menurunkan gula darah bagi penderita penyakit gula. Penggunaan habbatussauda secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh berhadap berbagai macam penyakit.

Lihat pula:  Habbatussauda dan Manfaatnya

Kandungan dan Manfaat Mengkudu

Kandungan Mengkudu: Scopoletin, senyawa ini berfungsi mengatur tekanan darah. Saat tekanan darah tinggi, scopoletin membantu menurunkan. Sebaliknya bila tekanan darah menjadi rendah, ia akan menaikkannya.

Selain berindikasi antibakteri, senyawa ini juga mengatur hormone serotonin, yang membantu menurunkan kadar kecemasan dan depresi. Morindin, zat ini berkhasiat dalam meningkatkan system pertahanan tubuh. Selain dua zat di atas, pace juga mengandung gum, asam malat, asam sitrat, dan senyawa antiseptik.

Mengkudu (foto: ist/palontaraq)

Mengkudu (foto: ist/palontaraq)

Lihat pula:  Herba Penguat Jantung

Habbatussauda plus mengkudu, Insya Allah berkhasiat:

– Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

– Menormalkan Tekanan Darah

– Melawan Tumor dan Kanker

– Menghilangkan Rasa Sakit

– Anti-peradangan dan Anti-alergi

– Melegakan penyakit sinus, asma, bronkitis dan ingus meleleh.

– Meredakan perut kembung, gastritis

– Menurunkan kadar kolesterol dan gula darah

– Mengobati sakit kepala, migraine

– Meredakan radang tenggorokan.

– Mengobati rematik dan asam urat

– Efek farmakologi (cara kerja herbal)

– Antibiotic (atasi infeksi), antibakteri, antiparasit

– Hipotensif (menurunkan tekanan darah)

– Anti inflamasi (anti radang)

– Antipiretik (penurun panas)

– Imunostimulant (meningkatkan daya tahan tubuh)

– Karminatifa (peluruh angin dalam tubuh)

– Deuretika (melancarkan air kencing)

– Antitoksik (anti racun)

– Hepatoprotektor (pelindung sel hati dari racun)

– Analgesic (menghilangkan rasa sakit)

Lihat pula:  29 Manfaat Daun Bidara

Saran/Anjuran

Jika mendapati obat herbal dengan komposisi utama Habbatussauda plus Mengkudu, maka hal itu bisa menjadi alternatif atau pilihan pengobatan untuk mengatasi berbagai penyakit, sebagaimana disebutkan diatas.

Bagi anda yang menkonsumsi obat kimia, biasakan minum obat herbal 1-2 jam sebelum/setelah meminum obat kimia (dari dokter). Herbal Habbatussauda plus Mengkudu bisa digunakan untuk terapi utama atau terapi penunjang.

Sebagai saran umum untuk kesehatan yang lebih baik, perbanyaklah minum air putih 8 gelas perhari, Olahraga yang teratur (minimal 30 menit setiap hari), istirahat yang cukup, perhatikan pola makan gizi seimbang, hindari stress, jangan merokok, jangan meminum alkohol, serta lakukan terapi hijamah (bekam) minimal sekali dalam tiga bulan.

Yang paling penting dari semua itu, Bersabarlah dan berharaplah kesembuhan hanya dari Allah SWT. Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

 

Like it? Share it!

Leave A Response