Beranda Berita Dompet Dhuafa rilis Laporan Respon Banjir Sultra

Dompet Dhuafa rilis Laporan Respon Banjir Sultra

Banjir bandang di Konawe, Sulawesi Tenggara. (foto: ist/palontaraq)
Banjir bandang di Konawe, Sulawesi Tenggara. (foto: ist/palontaraq)

Laporan:  Etta Adil

PALONTARAQ.ID – Lembaga Peduli Kemanusiaan, Dompet Dhuafa merilis laporan aktivitas harian respon banjir bandang yang terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra), Ahad, 16 Juni 2019, bahwa Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Konawe Utara dan sekitarnya tanggal 1-2 Juni 2019 menyebabkan meluapnya 3 aliran sungai yakni Sungai Lalindu,  Walasolo dan  Wadambali yang mengakibatkan banjir bandang.

Terhitung sejak kemarin cuaca sudah mulai panas terik, Sabtu (15/6/2019), banjir di beberapa titik seperti Desa Teteona dan Desa Wonuambae mulai berangsur surut. Masyarakat juga mulai kembali ke rumah masing-masing guna membersihkan rumah dari sisa banjir. Meski begitu masih ada kawasan terendam banjir di Kabupaten Konawe seperti Kecamatan Pondidaha dan Kecamatan Wonggeduku.

Saat ini korban terdampak banjir membutuhkan bantuan berupa Peralatan Sekolah, Air Bersih, Popok, Peralatan Mandi, Beras, Peralatan Bayi, Aksi Bersih, Air Minum, Pangan, Hygienic kit, Alat Bersih, Alas Tidur, Selimut, dan Paket Dapur.

Di Kecamatan Anggotoa, diantara 7 desa, yakni Desa Korumba, Desa Manggealo, Desa Lawuka, Desa Narik Indah, Desa Wawanario, Desa Korun, dan Desa Walakarasu, hanya Desa Korumba yang terdampak banjir.

Warga melakukan evakuasi mandiri ke rumah keluarga dan di Balai Desa Korumba. Tidak ada evakuasi keluar desa. Tercatat bahwa warga desa sebanyak 120 KK dengan rincian 425 jiwa.

Adapun yang terdampak banjir sebanyak 104 KK dengan rincian 355 jiwa. Akses masuk desa masih harus melewati genangan air setinggi 50 cm . Selain itu sebanyak 80 Ha (97%) lahan pertanian milik warga gagal panen. Posko pelayanan medis sudah tersedia.

Di Kecamatan Wonggeduku, Dampak banjir di Desa Lalousu mencapai 90%. Saat ini debit Air di pemukiman warga sudah mulai surut walaupun ada beberapa titik yang masih terendam. Adapun jumlah warga sebanyak 351 KK dengan rincian 1.335 jiwa. Terdiri atas:
54 Ibu Hamil, 11 Bayi, 65 Balita, 250 Anak-anak, dan 201 Lansia.

Fasilitas umum di Desa Lalousu Wonggeduku yang terkena dampak diantaranya 1 unit TK, SD, Gereja, dan Polindes serta 3 unit mesjid, sedangkan lahan pertanian warga terdampak sebanyak 260 Ha sawah, 10 Ha jagung, dan sayuran 5 Ha.

Kepala desa setempat menyatakan lahan terdampak banjir bandang memengaruhi keberlanjutan perekonomian warga. Tak luput juga ternak warga yang hilang saat banjir yakni 10 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

Di Kecamatan Wonggeduku Barat, Kelurahan Tetewouna Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, kondisinya sudah mulai berangsur normal dalam artian masyarakat telah kembali ke rumah masing-masing walau kemarin banjir masih menggenangi pemukiman ini

Sementara di Kecamatan Wongeduku Barat, Kelurahan Linanggasai, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara, dilakukan pendataan terhadap warga yang mengungsi ke rumah-rumah sanak saudara dan posko pengungusian kecamatan serta berkoordinasi langsung dengan salah satu tokoh masyarakat di Desa Linanggasai. Tim juga menyempatkan membantu warga untuk membersihkan rumah rumah warga yang terendam banjir.

Hasil yang diperoleh Terdampak Banjir adalah 230 KK, 968 Jiwa, 10 Ibu hamil, 111 Anak-anak, 63 Balita, 10 Bayi, sedang lahan Pertanian sejumlah 158 Ha lahan sawah gagal panen dimana ditaksir kerugian mencapai Rp 948.000.000. Jalan penghubung Teteona menuju Linangasai putus hingga harus memutar melalui Duriasi, Jaringan listrik padam, Kesulitan makanan pokok dan air bersih

Dompet Dhuafa melaporkan hasil kegiatan Tim Penanganan Anak Respon Banjir Sultra 2019 yang dilaksanakan di Posko Mekar Sari/Sendang dalam bentuk dukungan penyaluran bantuan, trauma healing dan dukungan psiko-sosial, bersinergi dengan Pihak Polres setempat.

Sesuai hasil dari rekomendasi Tim Survei, Tim Penanganan Anak akan turun memberikan dukungan psikologi di Desa Wonuambae. Teknis sedang dikoorrdinasikan dengan kepala Desa, disusul oleh pembahsan teknis oleh tim setelahnya. Transportasi akan menggunakan motor.

Dompet Dhuafa juga merilis Laporan Harian Tim Logistik Respon Banjir Sultra 2019 dalam bentuk Belanja untuk kebutuhan Dapur Umum di Dusun 3, Desa Wonuambe, Kec Konawe, Kab Konawe yakni beras 50kg, kentang dan wortel 2 kg, kol 4 kg, telur 5 rat, minyak goreng 4 liter, tempe 6 kotak besar, bawang putih merah 1/2 liter, tomat 1 kg, cabe 1/2 liter, dan bumbu dapur 50 ribu.

Juga belanja kebutuhan untuk posko hangat di desa yang sama meliputi Milo, Energen, dan kopi masing-masing 4 renteng, susu kental manis 5 renteng, gula 1 kg, serta kopi tubruk 1 kg. Kegiatan memasak dimulai sekitar pukul 13.00 WITA bersama dengan warga sekitar. Setelah itu Posko Hangat dimulai sekitar pukul 18.90 WITA.

Penerima manfaat Dapur Umum -/+ 204 jiwa dan Posko Hangat -/+ 100 jiwa. Selain itu, distribusi pakaian layak pakai juga disalurkan bagi warga Desa Wonuambe.

Pelaksanaan Dapur Umum di Desa Wonuambae dinilai tepat. Sebab pasokan logistik masih kurang dan tidak memungkinkan untuk memasak di rumah karena listrik yang masih padam. Aktivitas yang akan dilakukan adalah dengan Membuka Pos Hangat di Desa Linanggasai, Kec Wonggeduku, Kabupaten Konawe, serta Membuka Dapur umum di Desa Lalousu, Kec Wonggeduku, Kab Konawe.

Tim medis Dompet Dhuafa juga melakukan dua kali pos medis pada hari ini. Pagi hari ini sekitar pukul 09.00 WITA tim melaksanakan pos medis di Desa Teteona. Lalu melanjutkan pelaksanaan pos medis kedua di Desa Ambuuiu.

Penerima manfaat di Desa Teteona, Ambuuiu sebanyak 83 pasien dengan diagnosis penyakit terbanyak adalah Tinea pedis, Ispa, dan Artritis, dan Cefalgia. Tim Dompet Dhuafa melaksanakan pos medis di Desa Linanggasai, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kelurahan Linanggasai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara

Bagi pembaca Palontaraq yang bersimpati dan ingin meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji Allah dengan musibah banjir ini, bisa juga membantu mereka dengan menyisihkan rezkinya pada mereka melalui rekening bank Dompet Dhuafa:

BNI Syariah 015.938.7145
Muamalat 801.004.8528
Mandiri 152.0022.9992.92
A.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika
Tambahkan angka 96 untuk setiap donasi Anda. Contoh: Rp. 1.000.096 untuk donasi 1 juta rupiah.

POS DOMPET DHUAFA: Pos Logistik, Jln. Malaka, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara

Pos Relawan: Jln. Abdullah Silondae, Lorong SMA 1 Unaaha, Ruko Bugis Syar’i, Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.

Informasi on-site: Maizar Helmi /Ichan (WA 08708890809/ Call 082111779294) dan Mirza Arisman (085314232680)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT