Beranda Sosial Budaya Seni Pertunjukan Lirik dan Arti Lagu Makassar "Minasa ri Boritta"

Lirik dan Arti Lagu Makassar “Minasa ri Boritta”

Ilustrasi - Minasa ri Boritta
Ilustrasi – Minasa ri Boritta. (foto: ist/palontaraq)

Oleh: Etta Adil

PALONTARAQ.ID – Lagu Makassar ini salah satu lagu Makassar favorit penulis, diciptakan oleh Abdullah Sijaya (alm).

Secara harfiah, Minasa ri Boritta, bermakna Harapan di Kampung Kita. Minasa artinya harapan, ri berarti di, dan bori artinya kampung, boritta berarti kampung kita.

Artis Daerah yang mempopulerkan lagu ini, diantaranya ialah Iwan Tompo dengan iringan musik Losquin yang sudah langka (nonton videonya disini: Iwan Tompo – Minasa ri Boritta), Misma Yakung (nonton videonya disini: Misma Yakung – Minasa ri Boritta), dan Ridwan Sau (nonton videonya disini:  Ridwan Sau – Minasa ri Boritta) sampai yang terbaru cover Muhammad Alifi dengan iringan petikan gitar solo yang membuai.

Kepiawaian mereka menyanyi dan memaknai lagu syahdu ini dapat dilihat videonya di Channel Youtube.

Lihat pula: Lagu Daerah Makassar: Na’jisika

Berikut ini lirik lengkap lagu “Minasa ri Boritta” tersebut:

MANGKU MAMO MABELLA
NIA’MA RI SE’REANG BORI
ANSOMBALANGI
SARE KAMASEKU
PASSARE BATARA

MANNAMONJO NAKAMMA
PANGNGU’RANGINGKU
RI KAU TONJI
KA BUTTA LA’BIRI
PASSOLONGANG CERATTA
RI BAWAKARAENG

SE’REJI KUPALA’
RI JULU BORITTA
SIRIKAJI TOJENG
SOLANNA NANIA
ARENG MABAJITTA
RI BORI’ MARAENG

NAKIMA’MINASA
TE’NEKI MASUNGGU
NANACINI’ TODONG
BORI MARAENGANG
SARROA MANGNGAKKALI
RI KAMAJUANTA.

Terjemahan:

Walaupun kita berada jauh
Di suatu tempat
Dimana saya mengembara
Mengadu nasib yang merupakan takdir yang kuasa.

Meskipun begitu
Namun ingatanku selalu tertuju padamu
Pada tanah yang kita muliakan
tempat tumpah darah di lembah gunung Bawakaraeng

Hanya satu yang kupinta
Kepada saudara-saudaraku
untuk sungguh-sungguh menjaga kehormatan
sehingga kita memiliki nama baik di mata orang lain.

Dan tetaplah memiliki harapan
untuk hidup sejahtera
sehingga orang lain dapat melihat
kemajuan bangsa kita.

Lagu ini, menurut penulis, mengandung pesan untuk selalu mengingat saudara dan kerabat, menjaga kehormatan dan nama baik meskipun tak lagi bersama dan berada dalam perantauan.

Pesan dalam lagu ini adalah harapan (minasa) yang dititipkan, sekaligus kerinduan yang dalam akan kampung halaman. Harapan agar orang lain juga memandang kampung halamannya karena sejahtera dan dapat dilihat kemajuannya. (*)

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...

Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Ponpes Putri IMMIM

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin secara mendadak melakukan kunjungan silaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Putri...