Khazanah Kapan Makmum boleh Menempeleng Imam?

Kapan Makmum boleh Menempeleng Imam?

-

- Advertisment -

Makmum
Makmum (foto: ist/palontaraq)

Oleh: M. Farid Wajdi, S.H.i

PALONTARAQ.ID – SUATU waktu, Khalifah Al-mutawakkil menginterogasi seorang makmum karena pemukulan yang dia lakukan terhadap Imam Shalat Subuh, “Kalau tak kau datangkan alasan yang benar, Aku bisa menghukummu,” seru khalifah.

“Begini wahai amirul mukminin, aku melalui sebuah masjid saat iqamah shalat dikumandangkan, lalu kami shalat. Setelah alfatihah, Imam membaca Surah Al-Baqarah, aku pikir, mungkin imam hendak membaca beberapa ayat saja dari Surah ini, ternyata dia membaca sampai habis di raka’at pertama.”

“Kemudian mulai raka’at kedua, setelah Al-fatihah aku tidak ragu bahwa dia akan membaca Surah Al-Ikhlas, (rupanya) dia membaca Surah Al-‘Imran sampai habis.”

“Selesai shalat, dia menghadapkan wajahnya ke makmum dan matahari hampir terbit, Dia berkata, “Wahai jamaah yang dirahmati Allah, ulangilah shalat kalian, karena aku baru sadar tadi saya belum wudhu'”.

“Maka, aku berdiri mendekatinya lalu kutonjoklah dia, wahai Amirul Mukminin”.

Mendengar penjelasan makmum tersebut, lalu tertawalah khalifah Al-Mutawakkil. (Sumber: Nasrud Darr / Juz 7 – Babus Tsaman ‘Ashr)

Lihat juga: Kisah Ukasyah, Sahabat yang Ingin Mencambuk Rasulullah

Cerita diatas sekaligus menjadi gambaran bahwa seorang imam haruslah memperhatikan kondisi jamaah, waktu, dan keadaan dirinya saat memimpin shalat.  Semoga dapat diambil hikmahnya!

***

Ilustrasi
Ilustrasi

Siapa Khalifah Al-Mutawakkil?

Al-Mutawakkil (821-861) adalah khalifah ke-10 Bani Abbasiyah (847-861). Nama lengkapnya adalah Al-Mutawakkil alallah, Ja’far, Abu Al-Fadhl bin Mu’tashim bin Ar-Rasyid.

Al-Mutawakkil lahir pada 205 H. Riwayat lain menyatakan pada 207 H. Ia dilantik sebagai khalifah pada 24 Dzulhijjah 232 H setelah wafatnya Al-Watsiq.

Lihat juga:Ketika Nabi SAW dihina, Seekor Anjing pun Marah

Khalifah Al-Mutawakkil lebih cenderung kepada Ahlus Sunnah dibanding paham Muktazilah. Hal ini dilakukannya dengan mencabut aturan yang mengharuskan setiap orang untuk mengatakan Al-Qur’an itu makhluk. Perintah ini disebarkan ke seluruh wilayah kekuasaannya pada Tahun 234 H.

Khalifah Al-Mutawakkil hidup sezaman dengan Abu Tsaur, Imam Ahmad bin Hanbal, Ibrahim bin Al-Munzhir Al-Hizami, Ishaq Al-Muhsil An-Nadim, Abdul Malik bin Habib (salah seorang imam dari kalangan mazhab Maliki), Abdul Azis bin Yahya Al-Ghul (salah seorang murid terbesar Imam Syafi’i), Abu Utsman bin Manzini (pakar ilmu nahwu), dan Ibnu Kullab, seorang tokoh ilmu kalam.

Lihat juga: Kisah Wanita Miskin dan Imam Ahmad bin Hanbal

Khalifah Al-Mutawakkil sangat menghormati para ulama Ahlus Sunnah. Ia pernah mengundang mereka menghadiri pengajian yang dihadiri sekitar 30.000 orang. Pada 235 H, Al-Mutawakkil mewajibkan kepada setiap orang Kristen untuk memakai gelang sebagai pengenal bahwa mereka orang Kristen.

Demikianlah sekilas tentang Khalifah Al-Mutawakkil, wallahu ‘alam bish-shawab.(*)

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Turunkan Tensi dengan Teh Bunga Rosella

  Oleh: Muhammad Farid Wajdi Tulisan sebelumnya: Tips Membuat Minuman Herba Penurun Tensi dan Rematik PALONTARAQ.ID - Kenal dengan Rosela? Bukan,...

Kisah Heroik Kapten Ruslan Buton Selamatkan Korban Penyanderaan

  Oleh: Ir. H Soetrisno T. Sudrjo PALONTARAQ.ID - Peristiwa itu terjadi sekira Tahun 2004 silam di tempat tinggal kami Jalan...

Ponpes Putri IMMIM siap Terapkan ‘New Normal’

PALONTARAQ.ID - Hasil Rapat Pimpinan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep, Jumat (29/5/2020) memutuskan tanggal 15 Juli sekolah dibuka...

Sekolah buka lagi?

Oleh: Ahmad Hadiwijaya, Dokter Anak/Korlap Relawan Covid-19 ALPUKAT PALONTARAQ.ID - Satu persatu fasilitas umum dibuka dan diaktifkan. Diawali dengan pembukaan...

Dua Perupa asal Pangkep Komentari Patung Sultan Hasanuddin

  Laporan: Etta Adil PALONTARAQ.ID - Patung Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin yang sosok dan karakter wajahnya berbeda-beda bertebaran di beberapa titik...

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Pemimpin yang Menyengsarakan Rakyat

Oleh: Ustadz Miftahul Ihsan, Lc إِنَّ الْحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللّهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ...

Must read

Sekolah buka lagi?

Oleh: Ahmad Hadiwijaya, Dokter Anak/Korlap Relawan Covid-19 ALPUKAT PALONTARAQ.ID -...

Ponpes Putri IMMIM siap Terapkan ‘New Normal’

PALONTARAQ.ID - Hasil Rapat Pimpinan Pondok Pesantren Modern Putri...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you