Tausiyah singkat tentang Puasa dalam Bahasa Inggris: Fasting

by Penulis Palontaraq | Selasa, Mei 7, 2019 | 86 views
Fasting

Fasting

Oleh: M. Farid Wajdi, S.H.i

PALONTARAQ.ID – This writing is intended to help islamic students speak in English about Fasting. Especially, for my students, santriwati of Islamic Boarding School of IMMIM in Pangkep, who got the assignment to fill in the book of practice (amaliah) of ramadhan, and learn more about the rules and orders of Islam in the month of Ramadan.

About Fasting

First of all, I would like to express a lot of thanks to Allah SWT, who has blesssed us given us upon along live, good condition and high motivation to attend in the this mosque and also I don’t forget to send great respect to our prophet, Muhammad SAW (peace be upon him) who has guided the human being to Islam dan the better life.

Secondly I would like to express a lot of thanks to imam, mosque commitee and all of jamaah who has given me a golden oppartunity to speak up, my tausiyah about Fasting in Ramadan month.

all of jamaah, that is blessed by Allah SWT

Fasting is to refrain from eating and drinking from sunrise to sunset. The holy month Ramadhan has a special place in islam. Therefore, Prophet Muhammad SAW show great concern for this noble month.

In the Chapter Al-Baqarah verse 183 Allah SWT saying:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Means:

Those who believe in the compulsory upon you fast as enjoined upon those before you that you to devout Fasting is decreed by Allah SWT to the nation of prophet Muhammad SAW and in the same way, He had decreed to the nations before them.

According to islamic tradition, that every good work on the ramadhan month is rewarded by a margin between ten fold to seven hundred fold except fasting.

In this regard Allah swt says, “Fasting is for me and i will reward it in accordance with the degree of dedication and sincerity in the act of fasting”.

all of jamaah, that is blessed by Allah SWT

The prophet Muhammad SAW urges muslims to do fasting seriously and to avoid actions or utterances that would spoil their fasting or invalidate it completely.

Our prophet Muhammad SAW give his example in his famous narrate saying, One who didn’t keep of his fasting he would not reach anything except thirst and hunger ”.

In the holy month of ramadhan, every muslim is urged not only to abstain from food, drink, and sex , but also from sins that can be comitted through the eyes, ears, lips and heart.

“If a moslem know the virtues of ramadhan, that they would have wished the whole year to be Ramadhan “.

And indeed, this will be true that Ramadhan is a month in which the doors of heaven are opened , the doors of hell are closed and the major devils , all are chained to help muslims to worship Allah with dedication.

Similarly , he urged his followers to enliven these nights on ramadhan and to search the special night which is called “ Lailatul Qadr “, one night be better than thousand month.

Thats all for this time being, I do hope you to understand my this tausiyah. Finally, I would like you to forgive my faults if any and I just want to say thank you very much for you attention, I hope to Allah almighty bestow his blessing for this activity to all of jamaah.

Wassalamu a’laikum Wr, Wb.

Terjemahan:

Tentang Puasa

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Allah SWT, yang telah memberkati kita memberi kita selama hidup, kondisi baik dan motivasi tinggi untuk menghadiri di masjid ini dan juga saya tidak lupa untuk memberikan rasa hormat yang besar kepada Nabi kita, Muhammad SAW (saw) yang telah membimbing manusia menuju Islam dan kehidupan yang lebih baik.

Kedua, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada imam, panitia masjid dan semua jamaah yang telah memberi saya kesempatan emas untuk berbicara, tausiyah saya tentang Puasa di bulan Ramadhan.

Jamaah sekalian yang dirahmati Allah SWT

Berpuasa berarti menahan diri dari makan dan minum dari matahari terbit hingga terbenam. Bulan suci Ramadhan memiliki tempat khusus dalam islam. Karena itu, Nabi Muhammad SAW menunjukkan perhatian besar terhadap bulan yang mulia ini.

Dalam Bab Al-Baqarah ayat 183 Allah swt mengatakan:

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

 

Artinya:

Orang-orang beriman diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana diperintahkan kepada Orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi hamba yang bertaqwa kepada Allah SWT.

Menurut tradisi Islam, bahwa setiap pekerjaan baik di bulan ramadhan dihargai dengan selisih antara sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat kecuali puasa.

Dalam hal ini Allah SWT berkata, “Puasa adalah untuk saya dan saya akan menghargainya sesuai dengan tingkat dedikasi dan ketulusan dalam tindakan puasa”.

Jamaah sekalian yang dirahmati Allah SWT

Nabi Muhammad SAW mendesak umat Islam untuk melakukan puasa dengan serius dan untuk menghindari tindakan atau ucapan yang akan merusak puasa mereka atau membatalkannya sepenuhnya.

Nabi kita Muhammad SAW memberikan contohnya dalam narasinya yang terkenal yang mengatakan:
“Seseorang yang tidak menjaga puasa, dia tidak akan mencapai apa pun kecuali kehausan dan kelaparan”.

Di bulan suci Ramadhan, setiap muslim didesak tidak hanya untuk berpantang makanan, minuman, dan seks, tetapi juga dari dosa yang dapat dilakukan melalui mata, telinga, bibir dan hati.

“Jika seorang muslim tahu keutamaan ramadhan, bahwa mereka akan berharap sepanjang tahun menjadi Ramadhan”.

Dan memang, ini akan benar bahwa Ramadhan adalah bulan di mana pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan besar, semua dirantai untuk membantu umat Islam untuk menyembah Allah dengan dedikasi.

Demikian pula, ia mendesak para pengikutnya untuk memeriahkan malam-malam ini di bulan ramadhan dan untuk mencari malam khusus yang disebut “Lailatul Qadr”, satu malam lebih baik dari seribu bulan.

Sekian untuk saat ini, saya harap Anda mengerti tausiyah saya ini. Akhirnya, saya ingin Anda memaafkan kesalahan saya jika ada dan saya hanya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian Anda, saya berharap kepada Allah SWT melimpahkan berkah atas aktivitas ini untuk semua jamaah.

Wassalamu a’laikum Wr, Wb.

Like it? Share it!

Leave A Response