Beranda Bahasa Apa dan Bagaimana itu PUEBI?

Apa dan Bagaimana itu PUEBI?

 

Oleh: M. Farid W Makkulau

Related Post: Ungkapkan Cinta dengan Mata Kata

PALONTARAQ.ID – Banyak yang berkeluh kesah kepada penulis, “EYD belum dikuasai sekarang ada lagi PUEBI, harus darimana kita belajar, pak?” tanyanya.

“Sudah ada PUEBI, ya belajar tentang PUEBI dong! Belajar PUEBI berarti kita sudah belajar EYD yang terbaru,” jawabku singkat.

Sebenarnya apa sih PUEBI itu? PUEBI merupakan singkatan dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. (Unggah DISINI)

Intinya, tata cara berbahasa dan penggunaan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar saat ini, baik dalam bahasa lisan maupun bahasa tulisan, panduannya adalah PUEBI.

Kenapa sekarang baru ada PUEBI? Nah, Sebenarnya dahulu sudah ada panduan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, namanya EYD atau Ejaan yang Disempurnakan.

Buku PUEBI. (foto: ist/palontaraq)
Buku PUEBI. (foto: ist/palontaraq)

Boleh dibilang PUEBI adalah penyempurnaan dari EYD, yang dahulunya sering dikritik sebagai Ejaan Yang Disempurnakan yang tak sempurna-sempurna.

Lihat pula: Memaknai Kata ‘Khazanah’

Sebagaimana Sains dan Teknologi yang terus mengalami perkembangan pesat, nah Bahasa pun demikian sebagai media komunikasi dan penyampai pengetahuan. Tak terkecuali Bahasa Indonesia, penggunaannya pun semakin luas dalam beragam ranah pemakaian, baik secara lisan maupun tulis.

Menjawab kondisi tersebut, tentu kita memerlukan referensi atau rujukan yang dapat dijadikan Pedoman Umum berbagai kalangan pengguna Bahasa Indonesia, terutama dalam pemakaian bahasa tulis, secara baik dan benar.

Nah, institusi yang bertanggung jawab soal ini adalah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Badan inilah (BPPB) yang telah menerbitkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebagai ‘EYD terbaru’, atau sebelumnya sempat dinamai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (PUEYD).

PUEBI merupakan edisi keempat EYD berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) Nomor 50 Tahun 2015 tanggal 26 November 2016. (Lihat DISINI atau Unggah DISINI)

Sejak dirilis itulah, PUEBI ini diharapkan dapat mengakomodasi perkembangan Bahasa Indonesia yang makin pesat sekaligus secara langsung atau tidak langsung akan mempercepat proses tertib berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Lihat pula: Awalan “me” pada Konsonan yang Berdiri sendiri

Tak hanya itu, penggunaan PUEBI diharapkan dapat memantapkan fungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara. Sebagai pengganti EYD, panduan ejaan Bahasa Indonesia, baik dalam bahasa lisan maupun tulisan adalah PUEBI.

Perubahan nama EYD menjadi PUEBI ini, menurut Kepala Bidang Pemasyarakatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia Drs Mustakim, M.Hum, dilakukan karena banyaknya kritikan yang muncul di masyarakat dengan pemakaian nama EYD.

Mengapa perlu dilakukan perubahan dari EYD ke PUEBI? Kepala Pusat Pembinaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia, Profesor Dr Gufran Ali I, M.S, mengungkapkan karena bahasa merupakan perangkat atau piranti penting untuk mempersatukan masyarakat Indonesia.

“Bahasa berperan sebagai perangkat dan piranti penting untuk mempersatukan kita, jadi perlu dilakukan penyegaran. Selain mengubah sistem ejaan juga akan kembali dicetak Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi terbaru,” ungkapnya.

Jika tidak mempelajari atau tidak pernah membaca PUEBI ini, bagaimana kita dapat mengetahui sudah berbahasa atau menulis dengan baik dan benar?

Mari sempatkan diri untuk membaca Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Cek KBBI DISINI atau klik kbbi.kemendikbud.go.id

Lihat pula: Mana yang Benar: “Antar” atau “Hantar”?

Jika sudah mempelajari PUEBI dan selalu mengecek kata di KBBI, maka langkah selanjutnya adalah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, secara langsung dalam pergaulan ataukah di media sosial sehingga dapat menjadi kebiasaan.

Banggalah jika kita dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik lisan maupun tulisan. Berbahasa yang benar maksudnya ialah berbahasa sesuai dengan PUEBI, sedangkan berbahasa yang baik maksudnya ialah menggunakan bahasa sesuai situasi, formal atau non formal. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Arti, Tujuan dan Fungsi menjadi Relawan Pendidikan

  Oleh: Etta Adil PALONTARAQ.ID - Relawan pada hakikatnya adalah kata lain dari Kemanusiaan. Kalau ada orang yang ikhlas, tulus, dan bekerja tanpa pamrih untuk menolong...

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...