Prabowo: Mari saling Menghargai dan Rukun

by Penulis Palontaraq | Senin, Mar 25, 2019 | 75 views
Kampanye terbuka Capres 02, Prabowo Subianto di Lapangan Mandala, Merauke, Papua. (foto: BPN Prabowo-Sandi)

Kampanye terbuka Capres 02, Prabowo Subianto di Lapangan Mandala, Merauke, Papua. (foto: BPN Prabowo-Sandi)

MERAUKE, PALONTARAQ.COM – Hari kedua kampanye terbuka, Capres 02 Prabowo Subianto disambut ribuan massa di Lapangan Mandala, Merauke, Papua, Senin (25/3/2019). Dalam orasinya, Prabowo juga menyampaikan belasungkawanya kepada korban banjir bandang Sentani, Jayapura.

“Saya ucapkan belasungkawa terhadap korban bencana banjir di Sentani. Insya Allah, saya berencana akan berkunjung ke Sentani dan melihat langsung para korban banjir bandang yang menerjang Sentani,” ujarnya.

Capres 02 Prabowo Subianto juga mengungkapkan rasa keprihatinannya kepada pengungsi dari Kabupaten Nduga atas konflik yang terjadi di wilayahnya. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku telah memerintahkan jajaran pengurus Partai yang dipimpinnya untuk turun langsung mengirimkan bantuan kepada pengungsi Nduga.

“Juga untuk para pengungsi masyarakat Nduga juga saya ucapkan turut merasa prihatin dan saya juga sudah perintahkan jajaran pengurus dan kader partai Gerindra untuk mengirimkan bantuan kepada para pengungsi masyarakat Nduga di Wamena,” ujar Prabowo.

Kampanye terbuka Capres 02, Prabowo Subianto di Lapangan Mandala, Merauke, Papua. (foto: BPN Prabowo-Sandi)

Kampanye terbuka Capres 02, Prabowo Subianto di Lapangan Mandala, Merauke, Papua. (foto: BPN Prabowo-Sandi)

Di depan massa yang memenuhi Lapangan Mandala, Merauke, Prabowo bercerita bahwa dirinya kerap difitnah dan dihina. “Saya sering diejek, sering dihina, sering difitnah, tapi saya menahan diri. Saya selalu menahan diri untuk tidak membalas fitnahan tersebut. Saya serahkan kepada Yang Maha Kuasa, yang benar adalah benar, yang tidak benar adalah tidak benar,” tegasnya.

Prabowo pun meminta warga dan para pendukungnya untuk melakukan yang sama. Prabowo mengimbau agar toleransi selalu dikedepankan. “Marilah kita tingkatkan rasa persaudaraan, kita pandang semuanya adalah saudara. Kita boleh berbeda agama, berbeda suku, berbeda adat dan bahasa daerah, tapi harus selalu diingat, kita harus hidup mencari yang baik, hidup yang baik untuk anak-anak dan cucu-cucu kita,” tutur Prabowo.

“Dengan hidup penuh toleransi dan saling menghargai, kerukunan akan tercipta sehingga persatuan dan kesatuan bangsa akan terjalin di Indonesia. Tidak mungkin kita bisa hidup baik kalau kita tidak hidup rukun. Kita harus selalu saling menghargai, saling mengasihi, saling membela, saling menjunjung tinggi, dan kita harus menjaga perasaan kita. Kita harus sering menahan diri, sering kita harus mengalah, sering kita harus menjaga perasaan orang lain,” pungkasnya seraya mengajak semua masyarakat Merauke menyambut Indonesia Menang dengan sama-sama menjaga ke TPS dan memastikan prosesnya berjalan dengan lancar dan tidak ada kecurangan. (*)

Like it? Share it!

Leave A Response