Beranda Kesehatan Cara Mengatasi Mimisan pada Anak

Cara Mengatasi Mimisan pada Anak

Perhatikanlah dengan baik cara mengatasi mimisan pada anak. (foto: alodokter)
Perhatikanlah dengan baik cara mengatasi mimisan pada anak. (foto: alodokter)

Oleh:  Ummu ‘Adil

PALONTARAQ.ID – BANYAK  orangtua yang salah menyikapi tindakan terhadap anak yang mimisan atau mengeluarkan darah dari hidung.

Beberapa waktu lalu penulis mendapati berita tentang kisah seorang anak berumur 2 tahun yang mimisan, dibawa ke Rumah Sakit namun sampai disana meninggal.

Kisahnya berawal saat sang anak tengah bermain-main di dalam rumah, tiba-tiba mimisan. Segera ibu dari anak kecil ini langsung menyuruh anaknya mendongak ke atas dan menggunakan tissue untuk menyumbat hidung.

Tidak lama kemudian anak itu tampak kesulitan bernafas lalu mulai bernafas melalui mulut dan tiba-tiba jatuh pingsan. Sang ibu langsung melarikannya ke rumah sakit.

Setelah pemeriksaan, dokter yang menangani meminta maaf dan berkata, “Momen berharga untuk pertolongan pertama sudah terlewati, maaf anak ibu sudah tidak dapat ditolong lagi.” Sang ibu langsung pingsan setelah mendengarnya.

Dokter menyatakan bahwa mendongakkan kepala pada saat mimisan akan membuat darah justru mudah mengalir masuk kedalam saluran pernafasan sehingga bisa membuat susah bernafas.

Apabila setelah benturan terjadi mimisan, maka kemungkinan cairan yang mengalir adalah cairan serebrospinal akibat luka pada bagian tengkorak. Jika menyumbat hidung akan membuat saluran ini mudah terkena infeksi.

Nah, bagaimana jika anak kita mimisan, langkah-langkah apa saja yang harus diperhatikan untuk menolongnya?

Pertama, Kompres dengan Air Dingin

Jika darah yang keluar sedikit, ayah/bunda dapat menggunakan kantong es atau handuk yang direndam dalam air dingin untuk mengompres bagian Dahi dan Leher.

Dapat juga menggunakan air dingin/air es utk kumur-kumur. Tujuannya adalah agar pembuluh darah agak mengkerut dan mengurangi darah yg mengucur…

2. Metode Menekan Hidung

Ayah atau bunda dapat menggunakan jari jempol atau telunjuk menekan/memencet hidung selama 10 – 15 menit (jika ada salah satu lubang hidung tertentu yang mengeluarkan darah maka dapat langsung menekan lubang hidung tersebut).

Saat menekan dan memencet hidung, anak berada pada posisi duduk dan kepala agak sedikit maju serta menunduk. Mulut terbuka agar dapat bernafas.

Ingat! Jangan angkat atau dongakkan kepala! Karena darah yang mengucur akan mudah tertelan, serta akan menyebabkan lambung terasa mual, ingin muntah, dan lain-lain. Bahkan jika darah yg mengucur banyak, maka darah dapat mengalir ke paru-paru.

3. Segera bawa ke Rumah Sakit  terdekat

Jika darah masih tidak kunjung berhenti atau darah yang keluar dari hidung malah semakin banyak, wajah anak terlihat pucat, keluar keringat dingin, jantung berdetak kencang, dan lain-lain, maka segeralah bawa anak ke rumah sakit.

Jika anak sering mimisan, mintalah dokter untuk pemeriksaan/diagnosa apakah hidung anak terkena infeksi, atau ada benda asing di lubang hidung, ataukah mungkin ada tumor di lubang hidung/saluran pernafasan atau bahkan menderita penyakit yang menyerang pembuluh darah?

4. Perhatikan Makanan ketika terjadi Mimisan

Jangan mengonsumsi makanan atau minuman yang panas. Konsumsilah minuman yang hangat, mengandung banyak protein, vitamin, serta zat besi, seperti susu, jus buah-buahan, dan lain-lain makanan yang berkuah (cairan), seperti bubur, misua atau mie, dan lain-lain.

Hindari rokok atau hindarkan perokok terhadap anak-anak, termasuk tentunya minuman beralkohol, makanan pedas dan makanan yang padat/keras.

5. Cegah Dehidrasi

Cegah dehidrasi (kekurangan cairan) pada saat musim kemarau karena umumnya anak kecil akan lebih mudah mimisan. Boleh memasang mesin penambah kelembaban udara (Humidifier) dan ajarkan si kecil mengonsumsi air lebih banyak. Perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan.

6. Jangan sering Mengorek Hidung

Tindakan mengorek hidung akan membuat lapisan pelindung di dalam hidung mudah terluka. Ayah atau bunda sebaiknya mengajari anak-anak agar tidak terlalu sering mengorek hidung.

Benar-benar harus diperhatikan cara menghentikan darah yang mengucur ketika mimisan! Kalau tidak, bisa jadi berakibat Fatal!

Hal-hal yang perlu diperhatikan lainnya terkait Cara Mengatasi Mimisan ialah:

1. Dudukkan anak agar hidung lebih tinggi dari jantung.

2. Jangan tidur telentang sebab aliran darah akan bertambah deras dan dapat tertelan.

3. Bungkukkan badan ke depan, usahakan bernafas melalui mulut.

4. Tekan cuping hidung selama kurang lebih 5 menit.

5. Berikan kompres dengan es pada hidung untuk memperlambat aliran darah.

6.  Ambil daun sirih yang telah dicuci bersih kemudian gulungkan dan sumpalkan pada lubang hidung, sekitar 15-20 menit.

Demikian tips mengatasi mimisan anak. Semoga bermanfaat adanya. Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

 

Penulis Palontaraqhttps://palontaraq.id/
M. Farid W Makkulau, pemerhati budaya dan penikmat sejarah. Kerap kali menggunakan nama pena Etta Adil saat menulis reportase, karya fiksi dan laporan perjalanan. Pernah menggeluti 10 tahun dunia jurnalistik, sebelum memutuskan mengisolasi diri di lingkungan sekolah islam sebagai seorang guru Selengkapnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

HIGHLIGHT

Arti, Tujuan dan Fungsi menjadi Relawan Pendidikan

  Oleh: Etta Adil PALONTARAQ.ID - Relawan pada hakikatnya adalah kata lain dari Kemanusiaan. Kalau ada orang yang ikhlas, tulus, dan bekerja tanpa pamrih untuk menolong...

Kantin Putri IMMIM dinyatakan sebagai Kantin Sehat

  Laporan: Nurhudayah Lihat pula: Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM PALONTARAQ.ID - Satu lagi prestasi yang ditorehkan Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM...

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel kunjungi Hotspot Center Putri IMMIM

  Lihat pula: Ketua TP PKK Sulsel kunjungi Ponpes Modern Putri IMMIM Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Dalam kunjungannya ke Kampus Pondok Pesantren Modern Putri IMMIM Pangkep,...

Santri Putri IMMIM Ikuti Program Pesantren Sehat

  Laporan: Nurhudayah PALONTARAQ.ID - Sebanyak 20-an santriwati didampingi Guru/Pembina Pondok Pesantren Modern (PPM) Putri IMMIM dari perwakilan berbagai tingkatan, Rabu kemarin (18/11/2020) mengikuti dengan hikmat...