Tips Sehat tanpa Diabetes

by Penulis Palontaraq | Senin, Nov 26, 2018 | 194 views
Hindari gaya hidup tidak sehat (foto: tipspengembangandiri)

Hindari gaya hidup tidak sehat (foto: tipspengembangandiri)

Oleh: Muhammad Farid Wajdi

Tulisan Sebelumnya: Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

PALONTARAQ.ID – JUMLAH  penderita diabetes di Indonesia terus menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini sungguh memprihatinkan, sementara di sisi lain, semakin tinggi pula masyarakat yang menerapkan gaya hidup tidak sehat.  Sekitar 85% penyakit diabetes disebabkan oleh gaya hidup.

Untuk itu pola hidup sehat diharapkan mulai menjadi fokus perhatian masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Dokter gigi Dyah Erti Mustikawati MPH, Kepala Subdirektorat Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolisme Kementerian Kesehatan, seperti dikutip di Tribun News, mengatakan, gaya hidup yang tidak sehat bisa dapat mengakibatkan munculnya penyakit tidak menular (PTM).

Satu di antaranya yang sangat berbahaya adalah diabetes melitus. “Untuk bisa mengendalikan penyakit diabetes sedini mungkin, kita harus menjalankan gaya hidup sehat. Di antaranya rutin mengonsumsi sayur dan buah, membiasakan olahraga dan tidak merokok,” kata drg. Dyah Erti Mustikawati, MPH, beberapa waktu lalu.

Lihat juga:  Diabetes sembuh dengan Minyak Zaitun

Diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang angkanya di atas normal. Glukosa adalah sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh.

Penyakit ini memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, atau beberapa hari saja. Sementara penderita diabetes tipe 2 terkadang tidak menyadari tengah menderita diabetes.

Penderita diabetes tipe 1 sangat bergantung kepada insulin. Penderita jenis diabetes ini umumnya berusia di bawah 40 tahun, biasanya muncul pada masa remaja atau anak-anak.

Selain harus menerima suntikan insulin setiap hari, penderita diabetes tipe 1 juga disarankan untuk menjaga kadar glukosa dalam darah agar tetap seimbang. Misalnya dengan menerapkan pola makan sehat dan menjalani tes darah secara rutin.

Di sisi lain, Diabetes Tipe 2 disebabkan oleh kurangnya produksi insulin dalam tubuh atau sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin.

Lihat juga:  Terapi Air Hangat

Gejala pada penderita diabetes tipe ini biasanya dapat dikendalikan dengan pola makan sehat dan memantau kadar glukosa dalam darah. Semakin tinggi indeks massa tubuh seseorang, maka risiko diabetes tipe ini juga meningkat. Diabetes akibat obesitas umumnya menyerang para manula.

Berikut ini beberapa Tips yang Bisa dilakukan untuk Menghindari Penyakit Diabetes Melitus (DM)

1. Mengurangi atau menghindari makanan dan minuman yang kurang sehat (junk food, mie instan, creamer kopi, mentega yang dimasak, minuman ringan/soft drink, dan lain-lain).

2. Membatasi asupan karbohidrat olahan (gula pasir, kue/roti, nasi putih).

3. Perbaikan lambung. Mengapa lambung harus diperbaiki? Karena lambung adalah organ yang bertugas mencerna makanan. Ketika makanan tidak tercerna dengan baik, maka tubuh tidak bisa menyerapnya, sehingga menjadi sampah di dalam darah. Akibatnya terjadi berbagai masalah kesehatan. Konsep ini sesuai dengan ajaran islam bahwa penyakit bermula dari lambung.

Lihat juga:  Berwisata ke Rumah Sakit

Hindari makan berlebihan. (foto: ist/palontaraq)

Batasi konsumsi makanan yang tidak diperlukan oleh tubuh. (foto: ist/palontaraq)

4. Konsumsi Protein. Insulin dibentuk dari asam amino/protein.

Ketika tubuh kekurangan protein maka tidak bisa memproduksi hormone insulin yang cukup. Makanya kita mendengar ada orang yang mengkonsumsi ikan gabus gula darahnya bisa turun. Protein bisa ikan, ayam, putih telur dan lainnnya.

5. Konsumsi air putih minimal 3% dari berat badan. Misal berat badan 50 kg maka minum air putih 1,5 liter.

Lihat juga:  Konsumsi Makanan ini untuk Memperlancar Peredaran Darah

6. Berolahraga. Bisa olahraga ringan seperti jalan kaki, senam, bersepeda. Disesuaikan dengan usia. Ketika usianya sudah memasuki 50 tahun tentunya tidak disarankan untuk olahraga lari atau yang membebani lutut.

7. Perbanyak sayuran dan buah. Usahakan tidak mengkonsumsi nasi pada malam hari.

Semoga bermanfaat. Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

 

Like it? Share it!

Leave A Response